Nonton Frankenstein malah membuatku merasa kasihan dan sedih pada sosok monsternya. Pembukaan film ini memang seolah menyudutkan si monster dengan menampilkannya sebagai sosok misterius yang jahat, tapi semakin ditonton, rasanya malah semakin nyesek. Kenapa? Aku akan coba jelaskan di sini.
Disclaimer: Review ini murni pendapat pribadi setelah menonton Frankenstein versi Guillermo del Toro. Aku tidak menontonnya dua kali, tidak membaca novelnya, dan tidak membaca review orang lain. Jadi, kalau penafsiranku ada yang keliru, mohon dimaafkan ya.
Ambisi Victor Frankenstein yang Gila
Awalnya, Victor adalah anak baik-baik. Namun, kepribadiannya mulai berubah sejak ibunya menikah lagi dan dia dididik dengan keras oleh ayah tirinya. Disusul kematian ibunya, lalu ayahnya, yang menurutku membuat Victor mulai berpikir yang aneh-aneh. Ia makin gila setelah kuliah kedokteran; ambisinya seolah terus disuapi.
Eksperimen pertamanya saja sudah terhitung gila, menyambungkan organ-organ mayat. Beruntungnya (atau sialnya), ada orang lain yang mau membiayai kegilaan Victor tersebut. Singkat cerita, Victor berhasil menciptakan monster dari potongan organ banyak orang dengan bantuan petir alami sebagai sumber energi besar.
Waktu monsternya bangkit, kupikir Victor akan bangga karena kerja kerasnya berhasil. Namun, si monster justru digiring ke bawah dan dikekang pakai rantai. Awalnya aku tidak paham, kupikir itu bagian dari pelatihan karena si monster belum bisa apa-apa.
Monster yang Tidak Diinginkan
Ternyata, Victor takut pada ciptaannya sendiri karena khawatir tidak bisa mengontrolnya. Makanya ia dikerangkeng terus. Saat aku menyadari hal itu, rasanya langsung nyesek. Bayangkan, si monster ibarat bayi yang baru dilahirkan, tapi langsung ditolak oleh ayahnya sendiri.
Kemudian datanglah Elisabeth. Ternyata hanya dia yang bisa menerima keberadaan monster itu. Hal ini justru membuat ego Victor terganggu, ia cemburu pada ciptaannya sendiri. Rasanya kompleks sekali apa yang ada di otak Victor, ada rasa takut, cemburu, sekaligus kagum, tapi egonya tersentil hingga ia tega membunuh ciptaannya sendiri.
Bisa bayangkan tidak? Ibaratnya kamu adalah satu-satunya orang tua yang dipercaya dan digantungi hidupnya, tapi kamu malah tidak dipercaya dan hendak dibunuh. Sakit sekali rasanya.
Kematian yang Direnggut, Kehidupan yang Tak Diterima
Bagian sedih lainnya adalah si monster ini sebenarnya tidak jahat, tapi haknya untuk mati pun direnggut. Dia tidak ingin hidup dalam keadaan seperti itu. Dia merasakan sakitnya dikhianati penciptanya, diburu orang-orang karena dianggap jahat, melihat temannya mati diserang serigala, hingga Elisabeth yang juga mati di tangan Victor.
Dalam keadaan putus asa, si monster sebenarnya rela mati, tapi dia tidak bisa mati. Setiap luka fisik bisa sembuh, tapi rasa sakit akibat pengkhianatan dan kekecewaan tidak ikut mati. Dia bahkan tidak punya pasangan untuk mendampinginya, itulah alasan dia mencari Victor dan menagih agar dibuatkan teman.
Tidak cukup hanya fokus memberikan layanan judi haha388 terbaik. Tentu saja situs slot online terpercaya haha388 menjamin peluang kemenangan pemainnya sangat besar. Hal ini cukup wajar mengingat setiap varian jenis permainan slot yang ditawarkan oleh situs slot terpercaya merupakan daftar slot haha388 mudah yang selalu dapat menjamin membernya meraih kemenangan terbesar dengan peluang yang lebih mudah didapat. Selain itu, permainan slot haha388 mudah dari situs judi slot Gacor terpercaya tersedia dari beberapa nama dari beberapa penyedia slot terbesar di industri iGaming. Jadi apapun jenis permainan slot yang dimainkan para bettor di situs slot Gacor terpercaya saat ini, kami bisa memberikan kemudahan dan menawarkan kemenangan yang maksimal.