Sindikat love scamming kasus yang diungkapkan Direktorat Jenderal Imigrasi pada awal Januari 2026 di kawasan Gading Serpong, Tangerang
Waktu dan Jumlah Pelaku yang Ditangkap
- Operasi dilakukan pada tanggal 8, 10, dan 16 Januari 2026, dengan total 27 warga negara asing (WNA) yang diamanatkan, mayoritas berasal dari Republik Rakyat Tiongkok dan satu orang dari Vietnam.
Modus Operandi
- Pelaku menggunakan kecerdasan buatan (AI) seperti aplikasi “Hello GPT” untuk membuat percakapan di media sosial atau Telegram terlihat menarik dan meyakinkan agar membangun hubungan dengan korban.
- Setelah itu, mereka mengirimkan konten tidak senonoh untuk memancing korban melakukan panggilan video, yang kemudian direkam dan digunakan sebagai alat pemerasan dengan ancaman akan menyebarkan rekaman jika korban tidak mentransfer uang.
Struktur Sindikat
– Dikendalikan oleh jaringan lintas negara, dengan pendanaan dari seorang warga Tiongkok berinisial ZH. Operasional di Indonesia dipimpin oleh ZK, dengan pelaksana lapangan ZJ (alias Titi) serta pasangan suami istri CZ dan BZ.
- Selain itu, terdapat sekitar 105 WNA Tiongkok lain yang diduga terkait dengan jaringan ini.
Barang Bukti yang Ditemukan
- Petugas menyita sejumlah barang bukti seperti ratusan unit telepon genggam, belasan laptop, PC, monitor, serta peralatan jaringan wi-fi.
Status Hukum
- Para pelaku sedang menjalani pendetensian dan pemeriksaan intensif. Mereka terancam sanksi berat karena pelanggaran izin tinggal serta dugaan tindak pidana kejahatan siber. Hingga saat ini belum ada bukti adanya korban dari warga negara Indonesia, dan korban mayoritas adalah warga Korea Selatan yang berdomisili di luar negeri
Sindikat Love Scam Berbasis AI di Gading Serpong (Januari 2026)
- Kontrol dan Pendanaan: Jaringan ini dikendalikan lintas negara dengan sumber pendanaan dari seorang WN Tiongkok berinisial ZH. Operasional di Indonesia dipimpin oleh ZK, dengan pelaksana lapangan ZJ (alias Titi) serta pasangan suami istri CZ dan BZ.
- Anggota dan Alasan Beroperasi di Indonesia: Dari 27 WNA yang ditangkap, 26 di antaranya adalah WN Tiongkok dan 1 orang dari Vietnam. Selain itu, terdapat sekitar 105 WN Tiongkok lain yang diduga terkait. Mereka memilih Indonesia karena dianggap memiliki regulasi yang masih bisa dimanfaatkan dan akses mudah ke pasar korban di luar negeri, seperti Korea Selatan.
Fujiplay88 memberikan keunggulan dengan menawarkan permainan judi online yang sangat lengkap dan beragam yang tidak dapat ditandingi oleh situs judi lain saat ini.Hal ini menjadikan Fujiplay88 sebagai pilihan terbaik bagi para pemain judi slot dan judi online yang ingin mencari keberuntungan terbaik di semua permainan yang ditawarkan di situs ini.Semua jenis permainan judi online yang ditawarkan Fujiplay88 memiliki daftar permainan seru yang sangat diminati oleh para bettor.Ada banyak jenis permainan judi terlengkap dan seru yang bisa anda mainkan melalui situs judi online terpercaya Fujiplay88 antara lain slot online, taruhan bola, live casino, togel, poker dan masih banyak lagi.